Penutupan Olimpiade Fisika Dunia atau World Physics Olympiad (WoPhO)
2012 yang berakhir pada hari Rabu (2/1/2013) meninggalkan pertanyaan
tentang prestasi Indonesia yang kian redup di kancah olimpiade sains dan
matematika tingkat dunia.
Dalam ajang ini, Indonesia hanya
meraih satu medali perunggu. Hasil ini dipertanyakan karena sebelumnya
Indonesia selalu menjadi salah satu negara yang rajin menggondol
berbagai medali dari ajang serupa.
Pendiri Surya Institute,
Yohannes Surya, mengatakan bahwa melorotnya prestasi Indonesia dalam
pertandingan sains dan matematika tingkat dunia ini disebabkan kurangnya
persiapan dari para peserta. Hal ini menjadi faktor utama gagalnya
anak-anak Indonesia menyabet medali yang mampu mengharumkan nama bangsa.
"Pertama,
masalah training. Anak-anak ini tidak diberikan persiapan khusus lagi
untuk olimpiade," kata Yohannes saat dijumpai usai Closing Ceremony
World Physics Olympiad 2012 di Aryaduta Hotel, Tangerang, Rabu
(2/1/2013).
Tidak hanya itu, ia juga mengungkapkan bahwa
bibit-bibit untuk olimpiade juga tidak terlihat lagi sejak tahun 2011
karena tim TOFI sudah tidak pernah diminta lagi oleh pemerintah untuk
melatih para calon peserta olimpiade. Peringkat Indonesia juga terus
melorot untuk prestasi di bidang sains dan matematika.
"2010,
Indonesia masih peringkat dua dunia. Sekarang drop jadi peringkat ke-34.
Kami akan coba jalin hubungan lagi dengan diknas nanti," jelas
Yohannes.
"Pelatihan dan persiapan ini harus sekali. Karena soal
untuk olimpiade ini tidak sama seperti soal mereka di sekolah. Ini soal
sudah setara dengan S3, kalau tidak percaya bisa dicoba saja," imbuhnya.
Kendati
demikian, ia tetap berbangga pada tiga kontestan yang berhasil
mengharumkan nama bangsa. Satu medali perunggu berhasil diraih oleh
Himawan Winarto. Sementara dua kontestan lainnya yaitu Oki Gunawan dan
Yudistira Virgus yang merupakan alumni TOFI berhasil memenangkan
kategori kompetisi pembuatan soal.
"Membuat soal itu sangat
susah. Yudistira dan Oki ini alumni TOFI. Keduanya bisa jadi contoh
bagaimana dulu training yang dijalani hingga jadi seperti sekarang,"
tandasnya.
Langganan:
Posting Komentar (Atom)

0 komentar:
Posting Komentar