Direktur Jenderal Pendidikan Tinggi, Kementerian Pendidikan dan
Kebudayaan (Kemendikbud), Djoko Santoso, menegaskan bahwa seluruh biaya
masuk perguruan tinggi negeri (PTN) akan ditanggung oleh pemerintah
mulai tahun 2013. Dengan demikian, semua siswa memiliki hak untuk ikut
serta pada seleksi masuk PTN secara gratis.
"Apapun namanya,
undangan atau tertulis, semua lulusan jenjang SMA boleh mendaftar
langsung dan gratis," kata Djoko di Balairung kampus UI, Depok, Rabu
(12/9/2012).
Kemendikbud telah berencana sejak lama bahwa seleksi
masuk PTN akan digelar dengan gratis untuk mengurangi beban masyarakat
terkait biaya pendaftaran seleksi nasional masuk perguruan tinggi negeri
(SNMPTN) yang mencapai Rp 150.000 per siswa. Pemerintah siap
menggelontorkan anggaran sekitar Rp 300 juta untuk memenuhi rencana
tersebut.
Namun demikian, Djoko mengatakan bahwa Majelis Rektor
PTN masih merumuskan mekanisme penerimaan mahasiswa di PTN, twrmasuk
mengenai bobot nilai yang akan digunakan, antara nilai rapor dan hasil
Ujian Nasional (UN). Seleksi masuk PTN dibagi ke beberapa jalur,
undangan, tertulis, dan seleksi mandiri di masing-masing perguruan
tinggi. Khusus untuk jalur undangan, proporsi siswa yang
direkomendasikan oleh sekolah ditentukan oleh akreditasi sekolah
tersebut.
Djoko berharap, kebijakan ini akan membuka akses masuk
ke PTN makin lebar dan berkeadilan karena memperkecil kemungkinan adanya
siswa yang gagal mengikuti SNMPTN karena alasan tak memiliki biaya
mendaftar.
Langganan:
Posting Komentar (Atom)


0 komentar:
Posting Komentar